Rabu, 10 Juni 2009

Semua Karena Cinta

Cinta, demikianlah hakekat isi dunia. Seluruh kehidupan sebenarnya di gerakkan oleh cinta. Seekor induk ayam akan mempertaruhkan hidupnya bertarung dengan elang, karena cinta pada anak-anaknya. Seorang sahabat saling membunuh karena cinta pada tanah airnya. Seorang koruptor melanggar norma dan etika, gasak sana, garong sini karena ingin menunjukan cintanya pada sang istri dengan membelikan mobil mewah, rumah megah walau bukan dengan rizkinya. Sukrasana rela menyerahkan nyawanya pada Sumantri kakaknya karena cinta pada sang kakak. Thi Pat kai harus reinkarnasi seribu kali karena cinta, hingga ada slogan terkenal yang selalu keluar dari mulutnya " dari dulu beginilah cinta, deritanya tak pernah berakhir."
Mencinta, selalu memberi bukan meminta, memberi diri sepenuh hati, memberi jiwa sepenuh raga. Cinta selalu mengerti, memahami, melayani. Cinta selalu siap berkorban, dalam derita, dalam air mata. Cinta juga selalu penuh bahagia, bertabur senyum, berhias gelak tawa. Cinta adalah sebuah motivasi, sekaligus sebuah tujuan. Cinta adalah sebuah rasa dan karsa yang sulit untuk diartikan, tetapi nyata dan selalu bermakna.
Cinta akan tetap ada selama dunia ada. Mengalir dari satu hati ke selaksa jiwa. Cinta membuat berjuta opini, menghasilkan ribuan karya, memaknai semua syair dan melodi. Cinta akan tetap menjadi cerita dan berita, melandasi setiap jejak kaki, mengukir tiap relief dalam balok-balok sejarah. Api Cinta Tak Pernah Padam, selalu berkobar membakar tiap hati, menyalakan asa di tiap jiwa. Mari mencintai dengan hati, memaknai hidup dengan nafas cinta. Cinta ........

1 komentar:

  1. cinta mungkin buat manusia mempunyai opini sendiri tentang sebuah cinta,cinta hah...lelah q mendengar suah kata cinta, karena hanya cuma sebuah kata yang tak pernah berujung kenyataan..

    BalasHapus