Diantara penat,
Diantara ragu,
secangkir kopi
menghasilkan kehampaan
aku masih dalam penatku
menunggu lelap mengawal malam
seuntai syair mengalun senyap
mengiris hati, menambah penat
oh... betapa aku rindu
rindu akan ujung jalan
rindu akan tepi padang belantara
rindu pada gairah cintamu
aku masih disini
disisi penat mengantung asa
berharap semua segera selesai
dan kebebasan kan segera datang
tetapi dalam penat
aku bangga akan cintamu
aku gembira karena hasratmu
aku terhibur karena tarianmu
Jumat, 22 Januari 2010
Rabu, 06 Januari 2010
lembar baru
Ada sesal di masa lalu, tentang kesempatan yang terabaikan, tentang cinta yang terlupakan, tentang janji yang tak ditepati, tentang rasa yang tak pernah terungkap, tentang perbuatan yang tak termaafkan.
Tetapi biarlah semu menjadi masa lalu, biarlah semua jadi kenangan.
Biarlah semangat kembali membara, menyusun langkah mengatur jalan.
Mencoba meraih semua yang terlewatkan, dengan sebuah keyakinan bahwa kesusksesan pasti diraih, dan perjuangan adalah harga yang harus di bayar.
Tetapi biarlah semu menjadi masa lalu, biarlah semua jadi kenangan.
Biarlah semangat kembali membara, menyusun langkah mengatur jalan.
Mencoba meraih semua yang terlewatkan, dengan sebuah keyakinan bahwa kesusksesan pasti diraih, dan perjuangan adalah harga yang harus di bayar.
Langganan:
Postingan (Atom)
