Diantara penat,
Diantara ragu,
secangkir kopi
menghasilkan kehampaan
aku masih dalam penatku
menunggu lelap mengawal malam
seuntai syair mengalun senyap
mengiris hati, menambah penat
oh... betapa aku rindu
rindu akan ujung jalan
rindu akan tepi padang belantara
rindu pada gairah cintamu
aku masih disini
disisi penat mengantung asa
berharap semua segera selesai
dan kebebasan kan segera datang
tetapi dalam penat
aku bangga akan cintamu
aku gembira karena hasratmu
aku terhibur karena tarianmu
Jumat, 22 Januari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar