Selasa, 16 Februari 2010

AKU DAN KAMU

Manusia, penuh keterbatasan, walau selalu menakjubkan. Tidak abadi, tetapi berakal budi. Kadang berdiri dengan angkuh, seakan tahu tentang segalanya, bertindak abadi, membelakangi keterbatasannya. Mencoba mengukir diantara tapak kaki, meninggalkan jejak, memberi isyarat tentang keberadaannya pada masa depan.

Selalu mencari keuntungan dalam segala tindakan. "Aku rela berkorban demi negri ini !!!" itu hanyalah semangat membohongi, sebenarnya " Aku rela berkorban demi negri ini, karena disini keluragaku berada, disini hartaku berjaya, disini aku mengukir jejak di masa depan!!!" tidak ada ketulusan didalamnya. Selalu punya kepentingan.

Tetapi cinta mengajarkan.
  1. Lakukan tanpa didasar alasan (just do it), karena tindakan dengan alasan adalah sebuah wujud ketidak tulusan. Berilah jika hatimu tergerak untuk memberi. Tolonglah jika kamu dapat menolong. Lakukan kebaikan kepada semua orang, bukan karena sebuah alasan.
  2. Sadarlah bahwa kita telah menerima cinta, mulai dari kita lahir hingga kini. Jadi lipat gandakan cinta itu, biarlah dia melimpah, seperti air membasahi setiap relung yang kosong, mengalir memberi kehidupan pada tanah gersang. memberi harapan pada jiwa yang putus asa. memberi kesejukan pada jiwa yang haus. biarlah hidup kita meninggalkan jejak cinta, dan cinta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar